Arsip Berita

Juni 15, 2021

SEPATAH.COM

INFO TERKINI & TERPOPULER DARI PENJURU INDONESIA

Mulai 1 Juni 2021 PPKM Mikro Berlaku di Seluruh Provinsi

2 min read
"Untuk PPKM mikro selanjutnya 1-14 Juni mendatang maka Gorontalo, Maluku, Maluku Utara diikutsertakan. Ditambah Sulawesi Barat," ujar Airlangga dalam jumpa pers daring di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (24/5).

Ketua KPCPEN Airlangga Hartarto tetapkan PPKM MIkro di seluruh provinsi di Indonesia.

Jakarta – Pasca libur Lebaran  tahun ini di sejumlah daerah mulai terlihat adanya penambahan kasus positif Covid-19. Hal tersebut disebabkan adanya aktivitas dan mobilitas masyarakat yang meningkat selama hari Raya Idul Fitri lalu. Kondisi ini membuat pemerintah  mewaspadai  adanya kekhawatiran lonjakan kasus positif Covid-19 di sejumlah daerah.

Untuk itu pemerintah kembali memperpanjang pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro, dari 1 hingga 14 Juni 2021. Menurut Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto, keputusan ini diambil merujuk data yang menunjukkan peningkatan kasus positif maupun kasus aktif virus corona (Covid-19) di Indonesia.

Tak hanya memperpanjang PPKM Mikro, pemerintah juga menambah empat provinsi baru yang harus melaksanakan kebijakan ini. Sehingga mulai Juni mendatang maka seluruh provinsi di Indonesia harus melaksanakan PPM Mikro.  Empat provinsi terakhir tersebut adalah  Gorontalo, Maluku, Maluku Utara dan Sulawesi Barat

“Untuk PPKM mikro selanjutnya 1-14 Juni mendatang maka Gorontalo, Maluku, Maluku Utara diikutsertakan. Ditambah Sulawesi Barat,” ujar Airlangga dalam jumpa pers daring di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (24/5).

Keputusan pemerintah memperpanjang dan memperluas PPKM mikro ini untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19 pascalibur lebaran beberapa waktu lalu. Airlangga memastikan pemerintah terus memantau perkembangan penyebaran Covid-19 pascalibur Lebaran. Pasalnya pemerintah menemukan ada sejumlah klaster penyebaran akibat libur lebaran.

“Kemarin pasca Ramadan dan Idul Fitri, dimonitor dengan kegiatan PPKM mikro ada kasus klaster tarawih (Pati, Banyumas, Banyuwangi, Malang) klaster mudik (Klaten, Cianjur, Garut), klaster halal bi halal di Cilangkap dan pelaku perjalanan perumahan di Bogor,” tutur Menko Perekonomian RI itu.

Bahkan hingga Senin (24/5), total kasus positif Covid-19 di Indonesia sudah mencapai 1.781.127 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.638.279 orang dinyatakan sembuh, dan 49.455 meninggal dunia. Sementara masih terdapat 92.847 kasus aktif secara keseluruhan di Indonesia. Mereka masih menjalani perawatan atau isolasi mandiri untuk mencegah penyebaran virus.

Lonjakan juga terjadi di Pulau Sumatera yang membuat pemerintah mewaspadai ketersediaan fasilitas rumah sakit (BOR) di sana. Hal ini dilakukan agar jangan sampai melebihi kapasitas yang bisa mengakibatkan fatalitas yang lebih tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright sepatah.com © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.