Arsip Berita

Juni 15, 2021

SEPATAH.COM

INFO TERKINI & TERPOPULER DARI PENJURU INDONESIA

Jabar Kembali Merah, Empat Kota Zona Rawan Covid-19

2 min read
"Zona merah bertambah empat tadinya Depok dan Karawang. Sekarang Kota Depok, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Tasikmalaya," kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Senin (28/12).
ridwan kamil

Gubernur Jabar Ridwan Kamil sebut Covid-19 makin marak di jabar.

Depok – Penyebaran Covid-19 di Jawa Barat (Jabar) kembali masuki genting. Pada pekan terakhir Desember 2020, empat daerah kembali masuki zona merah atau risiko tinggi. Kota Depok, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Tasikmalaya menjadi daerah dengan penularan tertinggi.

“Zona merah bertambah empat tadinya Depok dan Karawang. Sekarang Kota Depok, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Tasikmalaya,” kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Senin (28/12).

Pekan lalu, zona merah di Jabar sudah berkurang dari enam daerah menjadi dua yakni Kota Depok dan Kabupaten Karawang. Ini sebenarnya menjadi kabar baik, bagi Gubernur Jabar itu. Namun pekan ini kembali meledak.

“Dari aplikasi BNPB kita menemukan tingkat kepatuhan memakai masker kepatuhan Kabupaten Subang 86%, terendah Kabupaten Pangandaran 55,4%. Jaga jarak paling tinggi di Kota Cimahi 91%, paling rendah disiplin jaga jarak Kabupaten Tasikmalaya 43%,” papar Emil.

Ridwan Kamil juga mengumumkan hasil pemantauan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui sistem monitoring perilaku. Hasilnya, Kabupaten Subang menjadi wilayah dengan kepatuhan bermasker yang diterapkan warganya. Sedangkan penerapan jaga jarak tertinggi di Kota Cimahi.

Emil menambahkan, sistem monitoring dilakukan dengan keterlibatan lebih dari 28 ribu petugas yang melaporkan di seluruh Indonesia dengan rata-rata 1 juta laporan per hari terkait indeks tersebut.

“Kami menegaskan lagi pergantian tahun baru 2021 tidak boleh ada perayaan yang berpotensi kerumunan, tidak boleh ada yang nongkrong-nongkrong di jalan, dan pengendalian melalui posko sudah kami siapkan,” tutur Emil.

Di tempat yang sama, Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo mengapresiasi langkah Pemprov Jabar yang meminjam fasilitas milik TNI di wilayah Jabar untuk karantina pasien Covid-19.

Doni mengatakan, pada kunjungannya ke Jabar hari ini, Satgas Covid-19 ingin memastikan agar setiap daerah memiliki strategi penanganan dengan adanya kemungkinan lonjakan kasus setelah libur akhir tahun.

“(Membahas) peningkatan kasus positif termasuk menurunnya sejumlah daerah terkait kepatuhan protokol kesehatan,” kata Doni.

Dalam rapat tersebut, Doni mengungkapkan bahwa hunian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di Jabar sudah mencapai 78 persen. Angka tersebut melampaui rata-rata kapasitas keterpakaian tempat tidur rumah sakit yang dianjurkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni sebesar 60 persen.

“Tadi kita sudah sama-sama mendengarkan laporan dari ketua harian bapak sekda, bahwa bed occupancy rate di Jawa Barat secara umum sudah di atas 78% dan angka ini tentu harus menjadi perhatian pemerintah pusat,” ujar Doni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright sepatah.com © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.