Arsip Berita

Juni 15, 2021

SEPATAH.COM

INFO TERKINI & TERPOPULER DARI PENJURU INDONESIA

Indonesia Sudah Terima 83,9 Juta Dosis Vaksin Covid-19

2 min read
"Sebanyak 8 juta dosis bulk vaksin Sinovac, tiba pada Selasa 25 Mei, sehingga total vaksin yang sudah kita terima adalah 83,9 juta dosis," kata Airlangga.
antrean vaksin

Masyarakat sangat antusias mengantre vaksin

Jakarta – Program percepatan vaksinasi Covid-19 di Indonesia  terus mengalami perkembangan. Hal ini dikatakan oleh Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto, kepada media dalam  jumpa pers lewat daring Senin (24/5/2021).

Vaksinasi yang sudah dilaksanakan pemerintah telah mencapai 24,81 juta dosis vaksin. Jumlah itu merupakan akumulasi vaksinasi untuk tahap pertama dan kedua. “Tahap pertama 14,93 dan tahap kedua 9,88 juta,” kata Airlangga Hartarto yang juga Menko Perekonomian RI.

Ke depan penambahan tersebut akan terus dilakukan mengingat hingga kini sudah tersedia 83,9 juta vaksin di Tanah Air. Jumlah itu bisa dipastikan setelah pada Selasa (25/5/2021) Indonesia akan kembali menerima vaksin Sinovac sebanyak 8 juta dosis bulk dari Cina.

“Sebanyak 8 juta dosis bulk vaksin Sinovac, tiba pada Selasa 25 Mei, sehingga total vaksin yang sudah kita terima adalah 83,9 juta dosis,” kata Airlangga.

Vaksin tersebut merupakan vaksin gratis yang diupayakan pemerintah kepada masyarakat. Vaksin itu juga berbeda dari vaksin Gotong Royong dari Sinopharm yang ditujukan untuk karyawan dari sektor industri di Tanah Air.

Percepatan vaksinasi di Indonesia, pada Juni ini akan terus ditingkatkan hingga mencapai 500 ribu suntikan per hari. Jumlah tersebut sangat memungkinkan untuk dicapai mengingat ketersediaan vaksin di Tanah Air, dan minat dan partisipasi masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi ini yang sangat tinggi.

Bahkan hampir tidak ada penolakan terhadap program vaksinasi ini. Pemerintah  juga optimistis bahwa target vaksinasi sebanyak 180 juta dosis pada akhir tahun ini bisa tercapai melihat animo yang tinggi di masyarakat.

“Mudah-mudahan kita bisa mencapai 1 juta suntikan per hari dalam waktu dekat,” kata Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono, dalam kesempatan tersebut.

Untuk membuat percepatan vaksinasi pemerintah juga membuat penyederhanaan prosedur vaksinasi tersebut. Biasanya dari 4 meja untuk prosedur vaksinasi kini menjadi hanya 2 meja saja.

“Kemudian bantuan vaksinasi Gotong Royong yang sudah dimulai beberapa waktu yang lalu, dan terakhir kita memulai tahap ketiga vaksinasi,” ucap Dante Saksono.

Pemerintah sejauh ini sudah melakukan banyak kerja sama untuk pengadaan vaksin di Indonesia. Kerja sama itu melalui jalur bilateral untuk program vaksinasi nasional yaitu AstraZeneca, Novavax dari Serum Institute India, dan Pfizer untuk pengiriman bertahap pada 2021.

Sementara vaksin gotong royong telah diperoleh komitmen beberapa jenis vaksin, yaitu Sinopharm, Sputnik V, produksi lokal vaksin CanSino, dan Anhui Zhifei Longcom. Ini semua membuat ketersediaan vaksin di Indonesia semakin baik hari demi hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright sepatah.com © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.