Arsip Berita

Oktober 24, 2021

SEPATAH.COM

INFO TERKINI & TERPOPULER DARI PENJURU INDONESIA

Awas! BOR Sejumlah Rumah Sakit Semakin Penuh

2 min read
“Jumlahnya bertambah 82 orang dari hari kemarin.  Semula 5.730 orang menjadi 5.812," kata Aris

RSD Wisma Atlet Kemayoran kembali penuh dengan pasien Covid-19.

Jakarta – Fasilitas dan sarana serta prasarana untuk pasien Covid-19, memasuki masa-masa kritis. Di sejumlah rumah sakit, tingkat keterisian atau bed occupancy  rate (BOR) sudah menunjukkan di atas 80 persen.

Salah satunya di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran yang per Jumat (18/6/20221) di laporkan sudah menampung pasien hingga 5.812 pasien covid-19. Adapun jumlah tempat tidur di empat tower di RSD Wisma Atlet ini sudah mencapai 7.937. Artinya keterisian tempat tidur di Wisma Atlet mencapai 73,2%.

Data ini diungkapkan oleh Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian. Pihaknya juga mengatakan ada penambahan jumlah pasien hari ini dibandingkan sehari sebelumnya.

“Jumlahnya bertambah 82 orang dari hari kemarin.  Semula 5.730 orang menjadi 5.812,” kata Aris dalam keterangan resminya, Jumat (18/6).  Ia juga menjelaskan dari 5.812 pasien ini terdiri dari 2.897 laki-laki dan 2.915 perempuan.

Sementara itu, untuk data rekapitulasi sejak Wisma Atlet beroperasi pada 23 Maret 2020 sudah sebanyak 94.145 orang yang dirawat. Terhitung juga sudah terdapat 88.333 pasien sudah keluar dari RSD tersebut.

Rinciannya, 923 pasien dirujuk ke rumah sakit lain, 87.318 dinyatakan sembuh, dan 92 orang telah meninggal dunia. Adapun para pasien yang dirawat di Wisma Atlet ini ditempatkan di empat tower. Terdiri dari Tower 4,5,6, dan 7. Dengan merawat pasien covid-19 bergejala ringan hingga sedang saja.

BOR yang tinggi juga terjadi di sejumlah rumah sakit di Kota Bandung. Bahkan BOR di Kota Kembang ini sudah mencapai angka merah yakni di atas 90 persen. “BOR naik betul, posisi 91 persen,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, dr Ahyani Raksanagara, Jumat (18/6).

Kondisi ini harusnya membuat masyarakat untuk lebih berhati-hati dan disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

Ahyani juga menuturkan, pihak rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Bandung terus meningkatkan jumlah tempat tidur di ruang isolasi, termasuk rumah sakit yang berada di luar wilayah Kota Bandung. “RS terus meningkatkan kapasitas pelayanan, termasuk di luar Bandung,” katanya.

Ahyani kembali meminta masyarakat untuk mematuhi kebijakan Pemerintah Kota Bandung tentang pembatasan kegiatan yang dilaksanakan selama 14 hari ke depan. Termasuk menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi mobilitas, dan menjauhi kerumunan.

“Masyarakat ikuti patuhi perwal yang baru berbagai pembatasan kegiatan. 5 M, jangan lepas masker,” katanya. Termasuk mengurangi interaksi.

Ia juga meminta agar masyarakat terus meningkatkan daya tahan tubuh dan jika terkonfirmasi positif Covid-19, segera menghubungi puskesmas serta tidak panik. Sementara, bagi mereka yang tanpa gejala atau gejala sedang untuk melakukan isolasi mandiri atau isolasi mandiri yang disediakan aparat kewilayahan.

“Bantu tetangga, kerabat yang isoman. Bersama atasi pandemi,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright sepatah.com © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.