Arsip Berita

Juni 15, 2021

SEPATAH.COM

INFO TERKINI & TERPOPULER DARI PENJURU INDONESIA

Airlangga : Perbaikan Ekonomi Terus Berjalan Saat Pandemi Covid-19

2 min read
Menko Perekonomian/ Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto mengurai kegembiraannya atas kondisi perekonomian nasional saat ini.
airlangga hartarto , covid-19

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto tunjukkan data perbaikan ekonomi saat pandemi Covid-19.

JAKARTA–Menko Perekonomian/ Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto mengurai kegembiraannya atas kondisi perekonomian nasional saat ini. Meski pandemi Covid-19 masih belum reda, namun ekonomi Indonesia sudah membaik.

“Sudah menunjukkan tren positif,” tegas Airlangga, pada Kamis (5/11/2020) sore di Istana Negara, Jakarta, saat memberikan keterangan pers terkait pertumbuhan dan pemulihan ekonomi terkini sebagai dampak dari pandemi Covid-19.

Menteri Airlangga merespons positif pengumuman Badan Pusat Statistik (BPS)  terkait pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III-2020.

BPS mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III-2020 tumbuh negatif 3,49% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY). Ini merupakan kontraksi kedua setelah kuartal sebelumnya ekonomi tumbuh negatif 5,32%. Namun ini sudah menunjukkan perbaikan.

“Sudah memasuki tren positif. Kita sudah berhasil melewati rock-bottom,” tegasnya. Di hampir semua negara, Airlangga juga menyatakan  pertumbuhan ekonomi trennya sudah positif.

Secara kuartalan (quarter-to-quarter/QtQ), BPS melaporkan PDB Indonesia mampu tumbuh positif 5,05% pada kuartal III-2020. Namun pertumbuhan ekonomi secara kumulatif Januari-September 2020 (cumulative-to-cumulative/CtC) adalah -2,03%.

Airlangga Hartarto juga menjelaskan, perekonomian Indonesia sudah berada di jalur yang tepat. Sebab, titik terendah selama masa pandemi Covid-19 sudah lewat. Bahkan kini siap tinggal landas untuk kembali positif.

“Kita bisa melihat pengumuman BPS tadi pagi perekonomian kita trennya sudah positif artinya kita sudah melewati rock-bottom di kuartal II 5,32% dan di Q3 ini kita sudah mencapai tren positif di -3,49% dan tentu kita berharap nanti di Q4 trennya positif -1,6% atau 0,6%,” papar Menko Perekonomian/Ketua KPCPEN.

Airlangga menegaskan,  PDB di kuartal III juga sudah meningkat ke US$ 3.895. Sementara itu dari segi pertumbuhan ekonomi kuartal ke kuartal ada kenaikan 5,05%. “Ini yang menjadi catatan kita melompat di kuartal III,” ujar Airlangga.

Ia juga mengatakan perbaikan ekonomi Indonesia didorong oleh perbaikan yang terjadi di sisi demand (permintaan).

“Secara kuartal ke kuartal dari data kita bisa sampaikan konsumsi rumah tangga terus membaik. Pada kuartal ketiga konsumsi rumah tangga mengalami kenaikan atau positif 4,7,” kata Airlangga.

Ketua Umum DPP Partai Golkar itu juga menyebutkan jika konsumsi LNPRT  (Lembaga Non-Profit yang Melayani Rumah Tangga) juga positif 0,56. Konsumsi pemerintah pada Q3 yang mencapai 16,93, dan di Q2 mencapai 22,32, mendorong pertumbuhan positif ini juga. Bahkan konsumsi pemerintah ini secara YoY mengalami kenaikan 9,76 persen.

Membaik Saat Covid-19

Pertumbuhan positif juga dialami Pembentukan Modal tetap Bruto (PMTB) juga mengalami kenaikan 8,45 pada Q3, sementara ekspor kuartal ke kuartal mengalami kenaikan 12,14 persen pada Q3. “Yang impor masih sedikit negatif minus 0,08” ungkap Airlangga.

Perbaikan juga terjadi dari sisi supply, manakala industri pengolahan dan sektor pertanian mengalami perbaikan di triwulan ke-3 tahun 2020 dengan pertumbuhan masih-masing sebesar 5,25 persen (industri pengolahan) dan 1,1 (sektor pertanian).

“Di sektor ware housing melonjaknya tinggi, itu menjadi pendorong bahwa konsumsi sudah mulai membaik,” kata Airlangga. Indikasi sangat positif hingga mengalami kenaikan dari QtQ di sektor pergudangan dan transportasi ini mencapai 24,28 persen di Q3 setelah sebelum di Q2 minus 29,22. Inilah lonjakan tertinggi yang mengindikasikan perdagangan terus membaik. 

Meski produksi dan daya beli masyarakat belum kembali ke level Pra pandemic Covid=19, namun sejumlah indikator ekonomi menunjukkan perbaikan. Terlebih dengan aktivitas ekonomi yang mulai dilonggarkan. Bahkan penjualan kendaraan bermotor di Indonesia pada Q3 saat ini sudah lebih baik. Kenaikan lain juga dialami dalam indeks keyakinan konsumen. Semua indikator dan data itu merujuk bahwa perbaikan ekonomi menuju pertumbuhan positif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright sepatah.com © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.