Arsip Berita

Desember 2, 2021

SEPATAH.COM

INFO TERKINI & TERPOPULER DARI PENJURU INDONESIA

Nurul Arifin Ingin Gaji Anggota DPR Dipotong untuk Dana Covid-19

2 min read
nurul arifin dpr

Anggota Komisi 1 Nurul Arifin usulkan gaji anggota DPR diptong untuk dana Covid-19.

Jakarta – Politik adalah panggilan dan merupakan pilihan Nurul Arifin. Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar itu menyatakan sudah meninggalkan pekerjaan lama sebagai artis dan kini sudah bertransformasi sebagai politisi.

Nurul yang juga anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jabar 1 itu menyatakan sudah sejak awal 2000 dirinya melakukan transformasi pekerjaan itu. Rasa empati pada masyarakat dan keinginan kuatnya untuk ikut dalam perubahan nasib masyarakat telah menyeretnya ke panggung politik.

Diakuinya, panggung itu berbeda dengan panggung drama yang menuntut skill perannya sebagai artis. Di panggung politik, Nurul harus bisa lebih kritis dan bersuara.

Dari pengalaman sebelumnya, memang artis perempuan menjadi politisi  itu adalah tantangan besar karena kultur di Indonesia masih menganggap remeh artis perempuan yang bertransformasi ke politik.

“Perempuan kalau  mau ngomong politik itu gak pede. Jadi itu musuh terbesar mereka sebenarnya, maka kita memerangi diri sendiri dari inferioritas itu,” tambah Nurul.

Tentu perempuan atau artis politisi harus berani dan tidak takut salah atau takut dianggap sok tahu dalam bersuara. “Jadi soal ngomong ini  saya banyak belajar dari politisi pria,” ucap Nurul.

Di tengah pandemi Covid-19 pun Nurul sempat mengusulkan agar gaji anggota DPR dipotong untuk disumbangkan untuk Penanggulangan Covid-19. “Ini merupakan bentuk empati saya sebagai pribadi karena melihat kondisi masyarakat dan bangsa Indonesia saat ini,” kata Nurul.

Namun pernyataan itu malah menuai kontroversi. Pasalnya tupoksi dari anggota DPR bukan seperti itu, melainkan mengawasi kinerja pemerintah dan memastikan program pemerintah berjalan dengan baik.

Nurul masuk politik bukan karena kekuasaan atau memaksakan agenda politiknya. “saya ingin menjawab tantangan. Saya masuk politik juga terdorong oleh teman aktivis, jadi kalau mau membuat perubahan saya harus masuk di dalamnya,” ucap Nurul.

Sebenarnya banyak pula artis yang tak menjalani kerja politik namun ucapan atau perbuatannya berimbas pada politik sebenarnya sudah berpolitik juga.

Di DPR Nurul sendiri banyak memperjuangkan hak-hak perempuan. Namun ia mengakui belum melihat ada politisi perempuan yang begitu teguh mengejar agenda dan cita-citanya. “Di Indonesia mungkin kulturnya berbeda,” tambahnya.  

Ia belum melihat dan mendengar perempuan yang secara individu bisa memperjuangkan agenda perempuan. “Saya berharap ada suatu masa perempuan yang tanpa dinasti, tanpa patron muncul sendiri dengan kemampuan dan tekadnya memperjuangkan hak perempuan. Saya baru melihat RA Kartini di Indonesia dalam hal ini,” kata Nurul.

Namun ini semua hanya masalah waktu. Bangsa ini masih menunggu perubahan itu. “Saya bersyukur dan terima kasih kepada Tuhan bahwa menjadi artis bukan sesuatu yang saya sesali tapi saya syukuri karena itu menjadi modal sosial saya,” pungkas Nurul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright sepatah.com © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.