Arsip Berita

Agustus 1, 2021

SEPATAH.COM

INFO TERKINI & TERPOPULER DARI PENJURU INDONESIA

Virus Covid Baru Tetap Bisa Terdeteksi Tes PCR

2 min read
"Varian baru virus corona ternyata tidak mempengaruhi hasil tes PCR. Ini terbukti dari data Kepala Departemen Penyakit Infeksi di Imperial College London Wendy Barclay yang mengatakan tes PCR mendeteksi virus di tempat yang berbeda," kata Ketua Satuan Tugas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban.
pcr tes

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menilai varian baru virus corona tidak mempengaruhi hasil tes PCR.

Jakarta – Pandemi Covid-19 yang muncul sejak tahun lalu, belum ada tanda-tanda kapan segera berakhir. Sebaliknya, malah sudah muncul varian virus Covid baru yang terdeteksi di Inggris dan beberapa negara lain.

Bahkan ada yang menyebut virus baru Virus D614G yang merupakan mutasi dari SARS-CoV-2 atau Corona telah terdeteksi di Kalimantan Barat. Virus ini dikabarkan lebih menular dibandingkan virus sebelumnya. Namun pernyataan itu masih perlu data pendukung lebih lanjut.

Uniknya, Virus ini disebut bisa mengganggu akurasi pemeriksaan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR). Namun, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menilai varian baru virus corona tidak mempengaruhi hasil tes PCR.

“Varian baru virus corona ternyata tidak mempengaruhi hasil tes PCR. Ini terbukti dari data Kepala Departemen Penyakit Infeksi di Imperial College London Wendy Barclay yang mengatakan tes PCR mendeteksi virus di tempat yang berbeda,” kata Ketua Satuan Tugas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban.

Zubairi menganalogikan tes PCR bisa menemukan virus di bagian kepala, baju, dan kaki. Sehingga walaupun virus sudah ganti baju, tes PCR memang tidak bisa mendeteksi virus dari bajunya, namun virus bisa diketahui di tempat lain.

“Jadi, sampai sekarang tes PCR bisa mendeteksi orang yang terinfeksi virus corona dengan varian baru,” ujarnya.

Menteri Riset dan Teknologi/ Kepala Badan Riset Nasional (Menristek/BRIN) Bambang PS Brodjonegoro mengatakan varian baru virus corona yang ditemukan di Inggris wajib diwaspadai. Bambang mengatakan varian baru virus corona dapat menyulitkan untuk dideteksi melalui perangkat PCR.

Menurut Bambang, perangkat PCR hanya melihat Gen Spike (Gen-S). Sedangkan virus corona varian baru ini dapat mengaburkan hasil Gen-S.

Kini, sedikitnya 18 negara di dunia telah mendeteksi varian baru virus corona di wilayah mereka. Lima di antaranya di Asia. Hal itu menyebabkan meningkatnya kewaspadaan di seluruh dunia.

Varian baru Covid-19 pertama kali dilaporkan muncul di Inggris dan disebut 70 persen lebih mudah menular. Varian itu dinamakan VUI-202012/01 (varian pertama yang sedang diselidiki pada Desember 2020) yang diperkirakan pertama kali muncul pada pertengahan September.

Pemerintah RI mulai tanggal 1 Januari 2021, akan menutup pintu masuk bagi warga negara asing yang datang ke Indonesia. Sementara WNI yang pulang, juga harus menjalani masa karantina selama dua minggu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright sepatah.com © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.