PT Agrowiratama Beri Edukasi Bahaya Karhutla pada Masyarakat

pt agrowiratama, karhutla,

PT Agrowiratama Kecamatan Sungai Aua, Pasbar-Sumbar kembali memberikan edukasi kepada personil dan masyarakat terhadap antisipasi bahaya Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan ) di kawasan Perkebunan Kelapa Sawit dan sekitarnya. Edukasi ini dipimpin langsung oleh pihak manajemen perusahaan. Mereka langsung melakukan sosialisasi dan pelatihan antisipasi karhutla pada 26 juli 2018 di PT Agrowiratama, Pasaman Barat.

“Tujuan dari kegiatan itu adalanya mengedukasi dan memberikan pemahaman tentang pentingnya bahaya dari dampak Karhutla. Kita berharap bisa menghindari terjadinya hal tersebut, serta menghindari dampak Karhutla yang bisa saja terjadi kapan dan di mana pun tanpa bisa diprediksi,” Kata Manager Humas PT Agrowiratama Susanto Fitriadi pada KLIKPOSITIF Sabtu 28 Juli 2018.

Sosialisasi PT Agrowiratama

Sunarto Fitriadi juga menjelaskan, kegiatan sosialisasi tentang penanggulangan akan bahaya dampak karhutla adalah bentuk komitmen dari perusahaan. Terutama untuk dapat memberikan pemahaman dan edukasi kepada karyawan, personil di lingkup perusahaan. Selain itu juga melibatkan masyarakat setempat sebagai langkah pembekalan terkait bagaimana cara mencegah serta menanggulangi karhutla. Pasalnya bencana itu suatu saat dapat terjadi, baik di lingkungan Perusahaan sendiri maupun di areal kebun masyarakat setempat.

Sementara itu, sebagai pemateri instruktur dari pihak perusahaan, PT Agrowiratama melibatkan berbagai pihak yakni Pemadam Kebakaran, Personil TNI seperti Babinsa. Edukasi ini sebenarnya sudah diselenggarakan untuk keempat kalinya pada 2017 hingga Juli 2018.

Sebelumnya diberitakan, Jumlah titik panas sebagai indikasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Sumatera, kian meningkat tiap harinya. Jika hari sebelumnya hanya puluhan, pada Rabu (18/8/2018), naik tajam hingga ratusan titik, di mana Provinsi Riau masih mendominasi.

Pantauan satelit Terra dan Aqua yang digunakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Pekanbaru terpantau 159 titik panas. Jumlah itu menyebar di delapan provinsi yang ada di Pulau Sumatera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *