Darmin Minta Pertamina Batasi Lokasi Pencampuran FAME

sawit Indonesia.

Pertamina diminta untuk memangkas lokasi tempat pencampuran biodiesel (FAME) dengan solar. Permintaan itu datang dari Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution. Alasannya banyaknya lokasi itu menyulitkan penyuplai FAME dalam melakukan pengiriman.

Menurut Darmin, jika titik lokasi pencampuran FAME terlalu banyak, maka kapal-kapal pengiriman harus lebih banyak juga. Sementara jumlah kapal pengangkut FAME sendiri saat ini terbatas sehingga perlu waktu yang lebih lama untuk bisa mengirimkan ke sejumlah tempat.

“Karena persoalan (kebijakan B20) baru di mulai, ada masalah pencampurannya terlalu banyak titiknya sehingga kapal yang diperlukan banyak. Itu sekarang mulai kita kurangi, kita minta Pertamina untuk kurangi supaya jangan kemudian perlu kapalnya banyak. Walaupun kecil-kecil tapi banyak, mana ada kapal banyak banyak dalam waktu yang pendek begitu,” kata Darmin di Kementerian Koordinator Perekonomian, Kamis kemarin.

Darmin juga menginginkan supaya ada semacam penyimpanan apung (floating storage) untuk menampung FAME dari kapal-kapal pengangkut. “Kami malah sedang menyiapkan harus ada floating storage. Kalau itu tidak ada, gini dulu waktu PSO aja itu tankinya oke masih cukup. Tapi begitu masuk non-PSO itu tankinya kurang. dia tiba-tiba perlu yang tadinya tankinya satu cukup sekarang dua,” paparnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *