Arsip Berita

Desember 2, 2021

SEPATAH.COM

INFO TERKINI & TERPOPULER DARI PENJURU INDONESIA

Seorang Siswa Positif COVID-19, PTMT SMPN 10 Depok Sementara Dihentikan

2 min read

PTMP SMPN 10 Depok sementara dihentikan.

Depok – Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) SMPN 10 di Kecamatan Sawangan, Depok untuk sementara harus dihentikan. Hal ini dilakukan setelah ditemukan seorang siswa setempat positif COVID-19.

“Kami telah menginstruksikan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di SMPN 10 dihentikan sementara, dengan batas waktu maksimal seminggu,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Wijayanto dalam keterangan tertulisnya diterima di Depok, Rabu, 20 Oktober.

Dalam kurun waktu tersebut, kegiatan belajar mengajar dialihkan menjadi Belajar Dari Rumah (BDR) atau dalam jaringan (Daring) sampai dengan tanggal 25 Oktober 2021.

Pihak sekolah memilih bergerak cepat untuk melakukan pengentasan temuan satu siswa positif Covid-19 di SMPN 10, Kecamatan Sawangan. Penanganan kasus tersebut merujuk pada Peraturan Wali Kota (Perwal) Depok nomor 66 Tahun 2021 tentang pedoman penyelenggaraan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) pada masa pandemi COVID-19.

“Kami juga telah melakukan tes antigen atau swab PCR bagi siswa satu kelas dan juga guru yang berinteraksi dengan siswa tersebut di kelas dan semua guru, berjumlah sekitar 92 orang. Alhamdulilah, semua hasilnya negatif,” katanya.

Wijayanto juga mengatakan, semua ini berkat koordinasi dan komunikasi yang baik antara Disdik, Satgas Covid-19 , SMPN 10, pihak Kecamatan dan juga Puskesmas Sawangan.

Selain itu, kata Wijayanto, pihak sekolah langsung melakukan sterilisasi lingkungan sekolah dan kelas dengan disinfektan. Termasuk melakukan koordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 dan juga Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) untuk memberikan pendampingan terkait penanganan yang diberikan bagi siswa bersangkutan yg saat ini menjalankan isolasi mandiri.

Wijayanto menambahkan, penanganan kasus Covid-19 di sekolah ini harus berhati-hati, sebab hal ini penting untuk memastikan tentang penyebab, dampak dan ketepatan solusi yang akan dilakukan.

Selain itu, dengan semakin banyaknya mobilitas warga dan juga mulai maraknya kegiatan masyarakat maka pihak sekolah dan masyarakat harus tetap optimal untuk melaksanakan protokol kesehatan yang baik agar hal serupa bisa diantisipasi sejak dini dan tidak terulang lagi. “Tapi saya sudah sampaikan kepada teman-teman untuk tetap tenang dan tidak panik,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright sepatah.com © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.