Arsip Berita

Desember 2, 2021

SEPATAH.COM

INFO TERKINI & TERPOPULER DARI PENJURU INDONESIA

Pemprov Lampung Jaga Perbatasan untuk Antisipasi Lonjakan COVID-19 di Akhir Tahun

1 min read

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana

JAKARTA –  Menghadapi ancaman lonjakan pandemi COVID-19 yang bisa muncul pada akhir tahun ini pemerintah terus meningkatkan disiplin protokol kesehatan masyarakat.

Salah satunya dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Lampung yang menyatakan adanya penjagaan pintu masuk menuju Lampung menjadi salah satu langkah mengantisipasi lonjakan COVID-19 menjelang libur akhir tahun.

“Untuk mencegah adanya penambahan bahkan lonjakan kasus COVID-19 di Provinsi Lampung, kita akan menjaga pintu masuk,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana di Bandarlampung, Selasa. 23 November.

Ia mengatakan, dalam menjaga pintu masuk tersebut akan dilakukan pemeriksaan dimana yang diperbolehkan masuk ke daerah tersebut merupakan masyarakat yang memiliki surat tes usap antigen negatif dari COVID-19.

“Yang boleh masuk ke Lampung hanya orang yang bisa menunjukkan persyaratan salah satunya surat bebas COVID-19 melalui tes usap antigen, ini rencananya dilakukan di pintu masuk,” katanya.

Dia menjelaskan, Lampung merupakan daerah yang memiliki mobilitas tinggi karena menjadi pintu gerbang Pulau Sumatera, sehingga menjaga pintu masuk dengan mengawasi penerapan protokol kesehatan menjadi salah satu upaya mencegah lonjakan kasus COVID-19 di akhir tahun.

“Benar, kita terus menjaga agar tren penurunan kasus COVID-19 turun, dengan melakukan pengawasan protokol kesehatan dan kondisi kesehatan masyarakat di pintu masuk,” ucapnya.

Ia melanjutkan, selain itu pemerintah Provinsi Lampung juga akan mengikuti anjuran pemerintah pusat untuk menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 pada 24 Desember hingga 2 Januari 2022.

“Akan mengikuti anjuran penerapan PPKM level 3, ini dilakukan untuk menjaga agar tren penurunan kasus terjaga,” katanya lagi.

Selain itu menurutnya, untuk mengantisipasi adanya penyebaran kasus akibat lonjakan wisatawan di tempat wisata, maka pengelola tempat wisata pun harus menyiapkan satuan tugas khusus yang mengawasi penerapan protokol kesehatan.

“Di tempat wisata harus menyiapkan satuan tugas tersendiri yang mengawasi penerapan protokol kesehatan wisatawan yang tengah berlibur,” ujarnya pula.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright sepatah.com © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.