Arsip Berita

Oktober 24, 2021

SEPATAH.COM

INFO TERKINI & TERPOPULER DARI PENJURU INDONESIA

Kelapa Sawit Berperan dalam Menjaga Wilayah Udara Indonesia

2 min read

Produksi kelapa sawit Indonesia yang dibilang sangat melimpah menjadi berkah tersendiri. Dari kelapa sawit, bahkan bisa menjadikan kuatnya pertahanan udara nasional. Hal ini seiiring dengan rencana Pemerintah Indonesia membeli 11 jet tempur Sukhoi 35 (Su-35) asal Rusia. Dalam perjanjian pembelian yang dibuat pada Agustus 2017, Indonesia dan Rusia untuk melakukan imbal beli Su-35 dengan produk kelapa sawit.

Perjanjian pembelian pesawat berjuluk Super Flanker itu awalnya sangat alot dan berbelit. Namun akhirnya Indonesia telah sepakat membeli 11 pesawat Sukhoi dari Rusia seharga 1,14 triliun dollar AS. Dalam skema imbal beli tersebut, Rusia diwajibkan membeli komoditas dari Indonesia sebesar 50 persen dari harga Sukhoi tersebut atau senilai 570 juta dollar AS.

Produk Kelapa Sawit

Adapun produk yang ingin dibeli oleh Rusia dari Indonesia adalah karet, teh, kopi dan kelapa sawit. Menurut Oke, skema perdagangan imbal beli bisa ditiru oleh produk lainnya. Skema perdagangan tersebut dianggap mampu mendorong ekspor domestik. “Kenapa tidak kita imbal belikan, dengan negara yang kita beli migasnya, dengan mewajibkan (imbal beli),” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan.

Namun dalam perjalanannya, rencana pembelian itu sempat mengalami gangguan dari Amerika Serikat.  “Rusia berkenan imbal beli, di tengah jalan Amerika Serikat mulai cawe-cawe (intervensi). Kalau ada transaksi dengan Rusia ada ancaman lain, kita diplomasi itu,” ujar Oke dalam acara gathering eksportir di Kantor Bea dan Cukai Jakarta, Selasa (7/8/2018). Meski mendapatkan tekanan namun Pemerintah RI tetap jalan terus dengan rencananya.

Sukhoi (bahasa Rusia:Сухой) adalah perusahaan pembuat pesawat tempur militer Rusia. Perusahaan ini didirikan oleh Pavel Sukhoi pada tahun 1939 dengan nama Biro Desain Sukhoi atau dikenal dengan OKB-51, sekarang ini dikenal dengan nama Sukhoi Corporation. Pemerintah Rusia sudah melakukan merger Sukhoi dengan Mikoyan, Ilyushin, Irkut, Tupolev, dan Yakovlev, membentuk sebuah perusahaan baru yang bernama United Aircraft Corporation (Rusia).[1]

Rusia saat ini mengoperasikan Su-24, Su-25, Su-27, Su-30, dan Su-33. Lebih dari 2000 pesawat sudah diekspor ke luar Rusia. Pesawat tempur Sukhoi sudah dimiliki oleh India, Republik Rakyat Tiongkok, Polandia, Slowakia, Hungaria, Jerman, Syria, Aljazair, Korea Utara, Vietnam, Malaysia, Afganistan, Yemen, Mesir, Libya, Iran, Angola, Ethiopia, Eritrea, Republik Indonesia, dan Peru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright sepatah.com © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.