Arsip Berita

Oktober 27, 2021

SEPATAH.COM

INFO TERKINI & TERPOPULER DARI PENJURU INDONESIA

Demi Keutuhan NKRI, Pemerintah Anggarkan 73 Triliun untuk Vaksinasi

1 min read
Presiden Joko Widodo sudah memutuskan program vaksinasi Covid-19 tahun 2021 di Indonesia akan gratis, alias tidak berbayar. Untuk memenuhi semua kebutuhan vaksinasi itu, maka negara sudah menganggarkan dana sebesar Rp73 triliun.
jokoi, vaksin

Presiden Joko Widodo utamakan program vaksinasi Covid-19.

Jakarta – Presiden Joko Widodo sudah memutuskan program vaksinasi Covid-19 tahun 2021 di Indonesia akan gratis, alias tidak berbayar. Untuk memenuhi semua kebutuhan vaksinasi itu, maka negara sudah menganggarkan dana sebesar Rp73 triliun.

Dana besar ini merupakan sebuah investasi masa depan bagi keberlangsungan  Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Fadjroel Rachman menyebut, biaya besar itu akan menjadi focus pemerintah tahun depan.

“Ini bukan biaya (cost), tapi ini adalah investasi untuk masa depan kehidupan manusia Indonesia, investasi untuk masa depan keberlangsungan NKRI, dan investasi untuk masa depan kehidupan umat manusia. Semoga Tuhan YME melindungi kita semua,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/12/2020).

Sebelumnya Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Airlangga Hartarto, memperkirakan anggaran program vaksin Covid-19 di 2021 mencapai Rp73 triliun. Anggaran tersebut disiapkan pemerintah agar setidaknya 70% masyarakat di Indonesia menerima vaksinasi.

“Pemerintah menganggarkan untuk vaksinasi yang tentu dari pembahasan itu kisarannya antara Rp63 sampai Rp73 triliun yang untuk disiapkan vaksinasi,” kata Airlangga dalam diskusi virtual ‘Outlook 2021 : Wajah Indonesia Setelah Pandemi’, Kamis 24 Desember 2020.

Lewat vaksinasi masyarakat akan terasa aman dan tingkat kepercayaan mereka menjadi lebih tinggi. Sehingga, masyarakat tidak lagi takut untuk melakukan aktivitas di luar rumah.

“Yang jelas kehadiran pemerintah untuk pengadaan vaksin agar masyarakat seluruhnya bisa dicapai yang namanya immunity 70%,” imbuhnya.

Dia menambahkan ekonomi akan tumbuh ketika ada aktivitas atau mobilitas dari masyarakat. Jika aktivitas tersebut tidak terjadi, maka pertumbuhan ekonomi pun tidak akan terdorong.

“Karena ekonomi itu kaitannya dengan mobilitas. Saat mobilitas menurun tentu kegiatan ekonomi juga menurun tetapi pada saat mobilitas yang aman kegiatan ekonomi meningkat itulah yang didorong oleh pemerintah,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright sepatah.com © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.